Urgensi Tarbiyah Islam (1)

Urgensi Tarbiyah Islam

I. Pendahuluan
1.1 Definisi Dakwah
Dakwah secara etimologis dalam Al Qur’an memiliki arti antara lain:
a. Menyampaikan dan menjelaskan (lihat QS Fushilat:24, Yusuf : 108 dll)
b. Berdo’a dan berharap (lihat QS Al-A’raf : 55)
c. Mengajak dan mengundang (lihat QS Yusuf : 33)

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
(An-Nahl: 125)

1.2 Dakwah di zaman Rasulullah
Rasulullah SAW (dalam masa kenabian) berdakwah selama kurun waktu 23 tahun dan dilakukan dalam 2 periode yaitu periode Makkah (13 tahun) dan periode Madinah selama 10 tahun.

Dakwah dibangun dalam rangka terwujudnya peradaban islam. Estafet kepemimpinan dakwah Rasulullah diteruskan oleh kepemimpinan Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar Bin Khatab, Utsman Bin Affan dan Ali bin Abi Thalib).

Kekhalifahan dipegang berturut-turut oleh Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, dan Bani Usmaniyah. Pada bulan Maret 1924, kekhalifahan Turki Usmani sebagai simbol dari kejayaan islam pun runtuh. Sehingga tongkat estafet kepemimpinan Islam pun putus dan tugas generasi Islam selanjutnyalah yang harus mengembalikan kejayaan Islam tersebut.

Untuk mewujudkan peradaban Islam tersebut dalam rangkaian dakwahnya Rasulullah membangun sumber daya manusia unggul. Bermula dari rumah Arqam bin Abi al – Arqam, Rasulullah mengumpulkan para pengikutnya untuk memahami tauhid secara utuh sehingga nantinya dapat mengaplikasikan Islam secara kaffah (menyeluruh). Dengan demikian, sudah sepatutnya kita sebagai pengikutnya mengikuti cara Rasul dalam mendidik para sahabatnya. Tarbiyah sendiri dipopulerkan oleh Hasan Al Banna.

II. Tarbiyah Islamiah

Pendidikan islami (tarbiyah Islamiyah) adalah satu-satunya cara terbaik dalam membentuk individu berkepribadian, masyarakat yang ideal dan peradaban kemanusiaan yang tinggi. Hubungan ketiga aspek tersebut saling terkait, karena terbentuknya masyarakat ideal. Sedangkan terbentuknya masyarakat ideal merupakan medium terbentunya peradaban kehidupan manusia yang tinggi. Apabila ketiga aspek tersebut terwujud maka akan melahirkan kebaikan-kebaikan dan kebahagiaan hidup. Semua itu dapat diwujudkan melalui Tarbiyah Islamiyah.

Sayyid Quthb menyebutkan bahwa sahabat Rosul merupakan generasi unggul. Generasi Qur’an yang unik dimana kualitasnya belum ada yang menyamai hingga generasi kini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s