Wanita adalah sumber fitnah, benarkah?

Posted: December 25, 2010 in Uncategorized

Bagi para wanita, dalam hal ini saya lebih senang menyebutnya dengan perempuan (mohon maaf jadi berbeda dengan judul), janganlah marah atau tersinggung dengan judul diatas, karena seakan-akan kenapa perempuan menjadi terasa didiskreditkan, mulai dari penghuni neraka terbanyak adalah perempuan hingga yang menjadi sumber fitnah pun perempuan juga.

Saudariku, Islam datang merupakan rahmat bagi seluruh semesta alam, termasuk rahmat untuk kaum perempuan. Islam datang untuk memuliakan kaum perempuan. Islam lah yang telah “menyelamatkan” eksistensi dan keberadaan kaum perempuan di muka bumi. Mari kita merefresh dan mengingat kembali kondisi-kondisi perempuan zaman jahiliyyah dahulu. Orang-orang jahiliyyah dahulu mengubur hidup-hidup anak perempuan yang lahir dari rahim Ibunya, seperti kisah khalifah Umar ibn Khattab ra ketika sebelum beliau memeluk agama Islam diceritakan bahwa lahirnya seorang anak perempuan dalam sebuah keluarga merupakan aib bagi keluarga apalagi jika mereka memiliki kedudukan terhormat di masyarakat, oleh karena itu untuk menutup aibnya maka anak perempuan yang baru dilahirkan harus dibunuh. Pada zaman Yunani kuno, martabat perempuan sungguh lebih dilecehkan lagi, perempuan hanya dipandang sebagai pelepas nafsu seksual lelaki, beberapa filosof Yunani kuno seperti Aristoteles menilai perempuan sederajat dengan hamba sahaya, sedangkan plato menilai kehormatan lelaki ada pada kemampuannya memerintah sedangkan kehormatan perempuan ada pada kemampuannya melakukan pekerjaan yang sederhana, hina sambil terdiam tanpa bicara. Perempuan zaman jahiliyyah juga tidak memiliki hak waris sedikitpun. Dan masih banyak kondisi-kondisi mengenaskan lain yang dialami perempuan sebelum Islam datang untuk menyelamatkan dan memuliakan kaum perempuan serta menyamakan kedudukan laki-laki dan perempuan di mata Alloh dimana orang yang paling mulia di sisi Alloh adalah orang yang paling bertakwa.

Dari paparan singkat diatas, sudah jelaslah bahwa islam memuliakan, mengangkat eksistensi atau keberadaan kaum hawa di masyarakat. Lalu kenapa perempuan bisa menjadi sumber fitnah dan perempuan seperti apakah yang bisa menjadi sumber fitnah (ada juga yang menyebutkan bahwa para perempuan adalah pokok dari fitnah itu sendiri).

Kita sering mendengar nasehat bahwa dalam menjalani hidup ini berhati-hatilah terhadap tiga fitnah dunia yaitu harta, tahta dan wanita. Bahkan salah satu band musik papan atas di Indonesia mendendangkan lagu dalam syairnya bahwa wanita adalah racun dunia.
Jika mau melihat kembali sejarah, sudah banyak kisah para “pembesar-pembesar” pemangku kekuasaan di masanya yang jatuh tersungkur karena salah satu atau ketiga hal diatas. Salah satu contohnya adalah pada era kepemimpian Bill Clinton, presiden Amerika (yang mengaku sebagai negara adikuasa) akhirnya reputasinya yang cemerlang jatuh di tangan seorang perempuan yang bernama Monica Lewinsky, seorang pegawai perempuan magang di gedung putih.
Rasulullah SAW bersabda “Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki daripada (fitnah) wanita. (Muttafaq ‘alaihi).

Sungguh, fitnah perempuan termasuk cobaan terbesar yang berbahaya bagi kaum laki laki. Karena perempuan, seorang suami bisa melakukan korupsi dan merugikan negara hingga trilyunan, karena perempuan seorang suami bisa terpisah dari istri dan anaknya, karena perempuan pula dua orang laki laki berkelahi hingga tertumpah darahnya, dan karena perempuan si cerdas dapat “melupakan” kecerdasannya dan berubah menjadi layaknya seorang robot yang bisa dengan mudah di perintah oleh tuannya yang bernama perempuan.
Seorang perempuan bisa menjadi sumber fitnah bisa bermula dari tampilan-tampilan fisiknya, seperti baju yang dikenakan teramat “menantang” atau memakai parfum yang sangat menggoda. Mungkin akan ada sebagian perempuan yang bilang bahwa itu salah laki-lakinya saja, kenapa bisa nafsu. Astaghfirullah, tidak ada akibat tanpa ada sebab, tidak ada asap tanpa ada api, jadi marilah saling introspeksi diri. Fitrah manusia ingin diperhatikan, terlebih kepada kaum hawa, tapi seperti layaknya pakaian, pakaian yang di obral dengan yang ditaruh di rak khusus tentu akan berbeda harga, makanan yang dipajang di pinggir jalan dengan yang dibungkus dan disimpan di etalase tentu akan sangat jauh beda rasa, harga serta kebersihannya. Jadi marilah kita sama-sama menjaga diri, menjaga harga diri serta kemuliaan kaum perempuan dengan membungkusnya dalam naungan Islam, salah satu contohnya dengan menggunakan pakaian sesuai syariat, tidak ketat atau membentuk lekuk tubuh.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS Al Imran: 14)

Dari Abu Said Al-Khudri ra dari Rasulullah SAW bersabda: ”Sesungguhnya dunia itu manis dan lezat, dan sesungguhnya Allah menitipkannya padamu, kemudian melihat bagaimana kamu menggunakannya. Maka hati-hatilah terhadap dunia dan hati-hatilah terhadap wanita, karena fitnah pertama yang menimpa bani Israel disebabkan wanita” (HR Muslim)

Salah seorang ustadz berkata bahwa tak ada jalan lain bagi wanita agar tidak menjadi sumber fitnah, maka dia harus menjadi perempuan yang shalihah dengan mena’ati titah Alloh SWT dan Rasulullah SAW dan jika sudah bersuami maka ditambah lagi dengan taat kepada suaminya jika belum maka taatlah kepada kedua orangtuanya.

Jadi bagi kaum perempuan, mari kita sama-sama berusaha agar tidak menjadi sumber fitnah ini dengan menjadi perempuan shalihah, karena sesungguhnya perhiasan yang paling indah adalah perempuan shalihah ^_____^.

Wallahu’alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s